Akhirnya…, saat itu tiba (Alhamdulillah)

Sejak menikah sampai saat ini (9 tahun 3 bulan), aku dan suami menjalani LDR antara Jakara-Lampung. Tepat di hari pernikahan, si Abi mendapat kabar kalau ia diterima bekerja di salah satu BUMN yang kemudian mendapat penempatan di Propinsi Lampung. Awalnya memang terasa berat, tetapi dengan berjalannya waktu, kami berdua dan kini berenam menjadi terbiasa menjalaninya. Hikmahnya banyak sekali, dari mulai jarang berantem (sesekali sih kadang tp itu jaraaaaang bgt), selalu kangen dan selalu menunggu saat2 untuk ketemu, lebih saling percaya dan setia, dan tambah yakin kalau dia sangat mencintai kami semua.  Setiap pertemuan selalu kami jadikan momen penting bagi kehidupan kami.

Bukan tanpa usaha untuk bisa tinggal bersama satu atap. Beberapa kali aku pernah mengajukan ke Abi agar aku saja yg pindah ke Lampung dan mulai hidup disana. Tetapi si Abi kurang setuju, katanya lebih baik dia saja yg berusaha bisa pindah ke Jkt agar sekalian bisa dekat juga dengan keluarga lainnya. Sampai tahun ke-9 aku udah hampir putus asa karena pengajuan pindah si Abi belum berhasil juga. Kami selalu menghibur diri dengan kata2 “semua akan indah pada waktunya”. Yaa.. kata-kata itu selalu mujarab setiap kegelisahan itu datang. Tetapi kini…., Alhamdulillah perjuangan itu membuahkan hasil, Bulan ini si Abi dapat SK mutasi ke kantor Pusat di Jakarta. Dan Insya Allah minggu depan sudah mulai bertugas di Jakarta. Syukur Alhamdulillah dan puji syukur kami panjatkan atas Karunia dan Kasih SayangMu ya Allah yang tak terkira untuk keluarga kami.

Akhirnya…, ada yang menjadi Imam kami dalam solat

Akhirnya…,  gak perlu galau lagi kalau anak-anak sakit

Akhirnya…,  anak-anak ada teman sesama lelaki dirumah

Akhirnya…, ada yang bisa gantiin aku dongeng ke Anak-anak sebelum tidur😀

Akhirnya…, akan ada yg bisa aku ajak ngobrol serius sebelum tidur

Akhirnya…, bisa punya temen barengan berangkat kerja

Akhirnya…, ada yg bisa beliin cemilan kalo malam-malam laper😀

Akhirnya…Akhirnya..Akhirnya… semua indah pada waktunya

 

Terimakasih ya Allah, terimakasihg juga kepada semua yang sudah mendoakan kami, terutama orangtua, keluarga,serta sahabat. Semoga kebahagiaan ini menjadi yang terbaik dan berkah dalam kehidupan rumah tangga kami…. Amin

 

berdua

6 thoughts on “Akhirnya…, saat itu tiba (Alhamdulillah)

  1. Alhamdulillah wasyukurillah..
    Teteh..sari turut senang dan bahagia..
    Perjuangan teteh dan suami sangat menginspirasi..
    Bagaimana teteh cerita suka duka LDR..hingga rencana resign..semua benar2..mengharukan..
    Semoga keluarga kecil teteh..selalu bahagia, sejahtera, langgeng..awet..aamiin
    Semoga selalu dalam keadaan keberkahan ya teh..aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s