Beginning 2011

Hmm, lumayan lama gak nulis diblog. Dari awal tahun hingga skr tgl 12 Jan, ada kejadian yang bikin aku gak sempet ngunjungin blog apalagi sampe posting berita terbaru. Awal tahun 2011 ini diawali dengan kejadian sedih, bapak mertua masuk RS dan sampai hari ini beliau masih dirawat. Suami juga akhirnya kemarin ambil cuti seminggu untuk nemenin bapak di RS. Aku juga harus bolak-balik RS. Dan yang paling berat adalah dengan terpaksa aku harus menitipkan Dafi di rumah Uanya, karena tante dan neneknya yang biasa jaga Dafi harus bolak-balik RS. Sampai saat ini aku memang belum punya pengasuh khusus buat Dafi. Mama dan juga ibu mertuaku masih belum setuju kalo aku harus ninggalin Dafi hanya dengan pengasuh pada saat aku kerja, ngeri katanya. Sebelum kehadiran Dafi aku memang hanya tinggal sendiri dirumah, aku pikir gak perlu lah punya pembantu, toh aku juga ada dirumah hanya malam saja, suami juga ada dirumah hanya akhir pekan. Syukurnya keamanan di komplek rumahku cukup baik, disamping pakai sistem 1 pintu, satpam 24 jam selalu ngontrol keliling, kendaraan yang masuk pun harus menggunakan kartu pengenal dan meninggalkan KTP. Ya, Jadilah beberapa bulan ini tepatnya setelah usia Dafi 2 bulan aku ngungsi ke rumah Mertua dan tinggal disana, karena disana ada banyak orang yang bisa jagain Dafi dan kebetulan jarak kantor dengan rumah mertua dekat, paling 10 menit udah nyampe.

Hihi.. koq jadi ngelebar ceritanya. Okweh, back to the topic, jadilah awal tahun 2011 ini bolak-balik Rumah mertua-kantor-RS-Rumah Uanya Dafi. Capek bgt memang, tapi Insya Allah semuanya ini akan ada hikmahnya. Dari kejadian kemaren itu, banyak hal yang aku dan suami bisa petik manfaatnya. Mungkin diantaranya:

  • Banyak waktu buat suami dan bapak untuk berdua, setelah sekian lama jarang duduk berdua sekedar untuk bercanda atau bercerita. Tapi kemaren hampir seminggu penuh suami selalu ada disamping bapak, nemenin dan ngurusin bapak, dan aku lihat dibalik kesedihannya, ada aura kebahagiaan dimana dia bisa berbakti sama bapak.
  • Betapa rasa sayang dan cinta itu gak bisa dibeli dengan uang.
  • Aku dan suami kini tambah MENYADARI, betapa pentingnya perencanaan untuk tabungan kesehatan, bisa berupa asuransi atau lainnya. Memang siapa sih yang kepengen sakit?? tapi dengan perencanaan keuangan yang matang semoga kelak bila terjadi apa2 dengan kita, semuanya jadi lebih mudah. Setelah ini Insya Allah aku akan mulai searching tentang investasi untuk perencanaan keuangan kedepan.
  • Tali persaudaraan dengan sodara2 lainnya jadi terasa lebih dekat.
  • Jadi ada waktu lagi buat aku dan suami Sholat dan berdoa bersama. Kebiasaan sholat berjamaah ini jujur saja sudah mulai jarang terjadi. Tapi sejak kemaren itu, kami bertekad untuk meneruskan dan mengharuskan kembali kebiasaan yang dulu selalu kami lakukan itu. Alhamdulillah.

Dan masih banyak lagi hikmahnya. Walaupun mendapat musibah, tapi tidak seharusnya kami larut dalam kesedihan. Selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian. Semoga sekarang bapak cepet sembuh dan sehat kembali, dan tentunya waktuku dengan Dafi akan kembali seperti dulu.

Oh iya satu hal lagi, semoga Dafi tidak merasa dinomorduakan dengan dia harus “refreshing” sementara di rumah Uanya. Gpp ya nak, Bunda tahu kamu pasti mengerti kalo kami melakukan ini karena kami sayang bgt sama kamu, doakan biar kakek cepet sembuh, jadi Dafi bisa jalan-jalan keliling rumah lagi sama kakek setiap pagi dan sore seperti biasa.

5 thoughts on “Beginning 2011

  1. Ooo…jadi sekarang rumahmu yang jagain siapa, jeng? Ditinggal kosong gitu ya? Syukurnya kompleknya aman ya..

    Btw, dulu aku juga tinggal sendiri, jeng. Udah hamil gede tetep kemana-mana sendiri, nyuci baju, ngepel rumah sendiri juga. Tapi mungkin krn baby di peyutnya tau kalo mamanya sendirian jadi gak pernah rewel apalagi bikin mamanya jadi ngidam😀

    Semoga kakeknya Dafi cepat sembuh ya jeng..

  2. Bunda tetap semangat ya….dafi pasti ngerti kok….kan yang jagain pasti dengan tulus hati dan kasih sayang. Iya kalo anak bayi dijaga baby siter atau pembantu ngeri banget untung bunda ada keluarga di jkt, kalo yenz akhirnya memutuskan berenti kerja deh…karena ga da pilihan…

  3. bener mbak… selalu ada hikmah di balik tiap perkara.. semua ini kan gag ada yg namanya kebetulan iia mbak, semua telah di rencakan oleh-Nya… karena kita uda tau itu, maka selayaknya lah kita gag terlalu larut dalam entah apalah namanya :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s