Selamat Hari Ibu…

“Bila kau sayang pada kekasih, lebih sayanglah pada ibumu… Bila kau patuh pada rajamu, lebih patuhlah pada ibumu”.. (Rhoma Irama)

———————————————————————————————————–

“Oh ibuku…, Engkaulah wanita…, Yang ku cinta selama hidupku…
Maafkan anakmu bila ada salah…, Pengorbananmu tanpa balas jasa “.. (Sakha)

———————————————————————————————————–

“Seperti udara, kasih yang engkau berikan. Tak mampu ku membalas, Ibu…”.. (Iwan Fals)

———————————————————————————————————–

Oh ibu terima kasih Untuk kasih sayang yang tak pernah usai, Tulus cintamu takkan mampu
Untuk terbalaskan…” (Ungu)

———————————————————————————————————–

“Oh bunda ada dan tiada dirimu, kan slalu ada di dalam hatiku”.. (Melly Goeslaw)

———————————————————————————————————-

Itulah penggalan beberapa lagu bertemakan “ibu” yang sangat aku suka. Saat aku dengerin lagu2 itu, gak perduli lagi apa dan dimana, selalu saja rasanya ingin menitikkan air mata. Dan sepertinya tidak akan habis waktu ketika kita menceritakan perjuangan dan kasih sayang ibu. Sejak kita dalam kandungan, melahirkan, menyusui, mengajari berjalan, mengajari banyak hal dan membesarkan kita hingga dewasa. Pantaslah jika Nabi Muhammad SAW menyebut ibu-ibu-ibu sampai tiga kali baru kemudian ayah. Begitu mulianya ibu kita dan kewajiban kita untuk memuliakannya, bahkan surga yang begitu indah dikatakan berada di telapak kaki ibu.

Dihari istimewa ini, aku ingin sedikit bercerita tentang ibu-ibuku tersayang, mereka adalah ibuku dan ibu mertuaku.

Ibuku, aku biasa memanggilnya Mama adalah seorang wanita yang sangat pemberani menurutku. Siapapun pasti akan sanggup dilawannya jika itu menyangkut soal anak-anaknya. Beliau juga terbiasa melakukan segala hal sendiri. Hal yang paling aku ingat darinya adalah ketegarannya disaat beberapa orang terdekat dalam keluarga kami selalu meremehkannya. Tapi dengan penuh percaya diri beliau membesarkan kami keempat anaknya dengan senyuman. Pernah beberapa kali aku melihatnya menangis. Tapi biasanya itu gak berlangsung lama, aku merasa itu hanya sekedar melepaskan kesedihan dan kegundahannya saja. Mamaku juga bukan hanya sekedar mama buatku. Tapi juga sahabat dan teman terbaikku. Mama juga selalu antusias jika aku sedang curhat tentang segala hal. Ah.. kangen sekali rasanya dengan momen-momen itu, dimana biasanya aku tidur denganya dan ngobrolin banyak hal sampai tengah malam. Mama.., aku sayang mama, dan aku kangen banget.. hiks..hiks… jadi kepengen pulang kampung hiks..😦

Ibuku yang kedua adalah Ibu Mertuaku. Aku biasa memanggilnya Ibu. Beliau seorang wanita yang sangat sabar dan lembut, itulah Kesan pertama aku melihatnya ketika aku dikenalkan oleh suamiku sekarang. Dan setalah aku menjadi menantunya, persis seperti yang aku bayangkan, beliau memang wanita yang sabar, lembut dan penuh kasih sayang. Sampai sekarang hampir 5 tahun aku menjadi menantunya, belum pernah sekalipun aku merasa jadi orang asing dirumah dan aku selalu merasa menjadi yang spesial dimatanya. Aku sangat menyayanginya seperti ibu kandungku sendiri. Apalagi saat ini aku jauh dari Mama, jadi ibu mertua lah yang mengisi kekosongan kasih sayang ibu selama ini.

Untuk Mama dan ibuku, Aku mencintai kalian berdua. Aku hanya bisa berdoa semoga Allah mengampuni dosa-dosanya, menyanyanginya seperti mereka menyayangiku, Berilah mereka kebahagiaan di dunia juga diakhirat.

Selamat hari Ibu. Bagiku setiap hari adalah hari Ibu. I Love U Mama… I Love U Ibu…


4 thoughts on “Selamat Hari Ibu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s