Money Policy by HIM

Udah lama banget rasanya gak pernah posting about “him”, si mantan pacar yang ganteng (setidaknya menurutku, hehe, dulu sebelum ada Dafi, aku manggil dia dengan sebutan ganteng, tp skr udah gak lagi hihih...).

Alhamdulillah aku termasuk orang yang beruntung, punya suami yang bener2 manjain bgt. Seingatku, gak ada apapun yg aku minta tidak dipenuhi olehnya, ya.. walaupun kadang2 itu harus melalui proses panjang dengan beribu alasan yang masuk akal dan akhirnya bisa membuat dia bilang “oke... atau Ya setuju…”. Memang aku juga punya penghasilan sendiri, dan bisa aja aku belanja apapun yang aku pengen, toh suami juga gak pernah tanya2 kemana uang aku larinya, tapi kebiasaan dikeluarga kami adalah bahwa setiap apapun yang akan kita keluarkan, biasanya selalu diketahui pasangan atau setidaknya minta ijin dulu kalo mau beli sesuatu. Alhamdulillah semua transparan kayak kaca yang kinclong-clong.. hihii…

Tapi skr ini, keuangan kelurga memang lagi krisis, sehinga mau gak mau The Fed harus mengeluarkan kebijakan Tight Money Policy nya, tentu saja untuk menekan uang yang beredar  dan menurunkan aktivitas ekonomi (haha.. sok-sok-an jadi ekonom). Bener bgt, beberapa bulan belakangan ini, banyak sekali pengeluaran yg menguras semua tabungan kami berdua, sehingga mau gak mau ini berimbas pada kebijakan si ganteng belakangan ini.

Dan yang terbaru adalah kemaren, pas lagi iseng2 bilang kalo kepengen bgt punya Ipad atau setidaknya Epad deh gpp, dengan alasan untuk Dafi karena katanya banyak aplikasi yang bagus buat baby (padahal emaknya aja yg gatel kepengen heheh..). Dengan semangat 45 aku jelasin manfaatnya kalo punya ini nantinya, tapi tetep aja ujungnya “no way”. Sampe aku menyerah dan ya.. sudahlah, toh ini juga bukan hal penting koq.. *menghibur diri*. Dan Hingga akhirnya malem2 pas siganteng udah kembali pulang ke lampung, ada sms darinya yang bunyinya:

“Dijual Ipad seharga 400 rb, dengan syarat: uang pembelian tidak mengganggu perekonomian keluarga. ditunggu fast responnya, jangan sampai telat”

Yiippie.. Hahaha… ini artinya bahwa akhirnya siganteng luluh juga, walaupun dengan sedikit syarat, aku nambahin sebesar 400 rb. Kalo yang ini aku hapal bgt sifatnya, kalo aku minta dibeliin sesuatu, dia selalu ingin aku ikut andil didalamnya, karena menurutnya kalo aku ikut andil dalam membelinya, walaupun hanya bagian kecil sedikitpun, itu akan membuat aku merasa memilikinya, dan orang kalo sudah merasa memiliki tentu akan menjaga barangnya itu sebaik2nya. Begitulah suamiku, tidak pernah bisa menolak keinginan istrinya. Hihih.. maafkan aku ya sayang dan makasih untuk semua usahamu untuk membahagiakan aku😉 .

Ya.., begitulah dia, I know he could do anything for me. …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s