Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana

 

“aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu…

 


aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”

 

 

— Sapardi Djoko Damono —

 

 

 

Indah sekali kata-kata ini. Bener-bener bikin aku terpesona. Sudah lama sekali aku suka dan kagum dengan bait puisi ini. “Mencintaimu dengan sederhana”… ehm, kata2nya sederhana tapi maknanya bagiku sangat luar biasa.
Aku gak tahu seperti apa mencintai dengan sederhana itu. Yang jelas, selalu berusaha dan mencoba untuk mencintainya dengan tulus, apa adanya dia. Jadi teringat dengan kata-kata yang tidak kalah indahnya, aku kutip untuk dicantumkan dalam undangan pernikahan kami (lupa dari mana ngutipnya) 

Pernikahan atau Perkawinan,
Membuka tabir rahasia,
Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad,
Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Isa atau Ayub,
Atau pun segagah Musa,
Apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
Membangun keturunan yang soleh solehah…


Pernikahan atau Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung, Kamu penghuninya,
Suami adalah Nakoda kapal, Kamu navigatornya,
Suami bagaikan balita yang nakal, Kamulah penuntun kenakalannya,
Saat Suami menjadi Raja, Kamu nikmati anggur singasananya,
Seketika Suami menjadi bisa, Kamulah penawar obatnya,
Seandainya Suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya


Pernikahan atau Perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa,
Untuk belajar meniti sabar dan ridho,
Karena memiliki suami yang tak segagah mana,
Justru Kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna didalam menjaga
Pun bukanlah Hajar ataupun Maryam, yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman, yang berusaha menjadi solehah

Semoga aku bisa mencintaimu dengan sederhana, bisa menjadi istri kebanggaanmu, karena yang aku tahu, aku selalu mencintai dan merindukanmu…
(untuk seseorang yang selalu membuat hari-hariku menjadi sangat istimewa dan berharga)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s